Bagian yang paling tidak disukai oleh kebanyakan orang adalah berpisah. Namun, bukan konteks cinta-cintaan tentunya.
Meskipun belum ada skill mumpuni dalam diri, tapi boleh kan mengakui bahwa ketimbang bicara adalah opsi lainnya. Menyuarakan beberapa pikiran yang tidak begitu penting juga, itu melegakan.
Melanjutkan pendidikan bukan mau ku, melainkan sebuah pentuk pelarian agar tak berbaur setiap hari dengan anak-anak. Menjadi guru PAUD jelasnya. Dengan bahasan keseharian tak jauh dari dunia anak juga sebenarnya. Yah, ilmu apapun adalah benar dan penting, selama kapan, dan dimana penggunaanya tepat.
Tidak terasa mendekati akhir pertemuan dari mata kuliah Inovasi Kurikulum dan Asesmen PAUD. Seneng, sebab menuju semester tiga, sedikit tidak rela, sebab apakah ada mata kuliah seasyik ini. hehehehe.
Awalnya, sekedar menulis catatan random dalam diary, melanjutkan keisengan di blog pribadi. Beberapa tanggapan dari anymous chat bernasib sama. Curhat online yah. Kalau dibahasakan lebih nyaman metode seperti ini sih, daripada curhat dengan orang.
Kemudian salah satu, tugas mata kuliah tak jauh dari menulis. Tidak ada kesulitan, hanya takut tidak sesuai saja dengan sebenarnya yang dimaksud. Penyisipan curhat pasti ada, dan takut ku lagi adalah beberapa mata yang tak berkenan dan nyaman dengan hal tersebut.
Waktu selalu berjalan dengan banyak berita. Entah bagiamana kumpulan 24 jam yang hanya berlalu. Hal-hal berkesal di masa lalu akan ku tata rapi di kepalaku.
Terima kasih kepada Bu Qulsum...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar